Gangguan Hubung Singkat

Gangguan hubung singkat pada jaringan listrik, dapat terjadi antara phasa dengan phasa (2 phasa atau 3 phasa) dan gangguan antara phasa ke tanah. Timbulnya gangguan bisa bersifat temporer (non persistant) dan  gangguan yang bersifat permanent (persistant).
Gangguan yang bersifat temporer, timbulnya gangguan bersifat  sementara, sehingga tidak memerlukan tindakan. Gangguan tersebut akan hilang dengan sendirinya dan jaringan listrik akan bekerja normal kembali. Jenis gangguan ini ialah : timbulnya flashover antar penghantar dan tanah (tiang, traverse atau kawat tanah) karena sambaran petir, flashover dengan pohon-pohon, dan lain sebagainya.

Gangguan yang bersifat permanen (persistant), yaitu gangguan yang  bersifat tetap. Agar jaringan dapat berfungsi kembali, maka perlu  dilaksanakan perbaikan dengan cara menghilangkan gangguan tersebut. Gangguan ini akan menyebabkan terjadinya pemadaman tetap pada  jaringan listrik dan pada titik gangguan akan terjadi kerusakan yang  permanen.

Contoh: menurunnya kemampuan isolasi padat atau minyak trafo. Di sini akan menyebabkan kerusakan permanen pada trafo, sehingga  untuk dapat beroperasi kembali harus dilakukan perbaikan.

Beberapa penyebab yang mengakibatkan terjadinya, gangguan hubung singkat, antara lain:
1)  Terjadinya angin kencang, sehingga menimbulkan gesekan pohon dengan jaringan listrik.

2)  Kesadaran masyarakat yang kurang, misalnya bermain layang-layang dengan menggunakan benang yang bisa dilalui aliran listrik. Ini sangat  berbahaya jika benang tersebut mengenai jaringan listrik.

3)  Kualitas peralatan atau  material yang kurang baik, misalnya: pada JTR  yang memakai  Twested Cable  dengan mutu yang kurang baik, sehingga  isolasinya mempunyai tegangan tembus yang rendah, mudah  mengelupas dan tidak tahan panas. Hal ini juga akan menyebabkan hubung singkat antar phasa.

4)  Pemasangan jaringan yang kurang baik misalnya: pemasangan konektor pada JTR yang memakai TC, apabila pemasangannya kurang baik akan  menyebabkan timbulnya bunga api dan akan menyebabkan kerusakan  phasa yang lainnya. Akibatnya akan terjadi hubung singkat.

5)  Terjadinya hujan, adanya sambaran petir, karena terkena galian (kabel tanah), umur jaringan (kabel  tanah) sudah tua yang mengakibatkan  pengelupasan isolasi dan menyebabkan hubung singkat dan sebagainya.

About Endi Sopyandi

just an ordinary people.....
This entry was posted in ISENG DIKIT. Bookmark the permalink.

2 Responses to Gangguan Hubung Singkat

  1. Mathe says:

    maaf bang mau tanya
    dari USU ya bang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s